Robikin Emhas: Ekonomi Pesantren Harus Kuat

Gondanglegi, ekonomi adalah salah satu lini yang harus terus dikuatkan dari pesantren. Karena tanggung jawab pesantren saat ini tidak hanya menghasilkan sumber daya manusia yang berilmu agama dan berakhlak baik, tapi pesantren harus juga terlibat dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal itu dapat terwujud dengan kuatnya ekonomi pesantren itu sendiri pada awalnya, dan kesadaran untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar pada berikutnya. Karena itulah, ekonomi pesantren harus kuat.

Robikin Emhas, Ketua PBNU mengatakan, “untuk memenuhi tuntutan zaman serta dalam rangka menjaga eksistensi pesantren, pesantren harus mengimbangi penguatan dalam keilmuan dan juga mengimbanginya dalam pengembangan perekonomian.” Robikin mengungkapkannya pada acara seminar nasional bertajuk “Membangun Jejaring Ekonomi Pesantren” di Auditorium Institut Agama Islam (IAI) Al-Qolam.

Menurut Robikin, yang juga menjadi Komisaris Utama NUcommerse, upaya menguatkan ekonomi pesantren dapat terwujud dengan menghubungkan beberapa elemen yang terlibat, yakni penyedia logistik, penyedia jasa distribusi, penyedia jasa e-commerse yang pada momen ini berupa NUcommerse, dan pesantren-pesantren yang tekonsolidasi.

Dengan terciptanya jejaring ekonomi pesantren melaui NUcommerse, koperasi pesantren diharapkan mendapatkan fasilitas barang terbaik dengan harga terjangkau, karena menghubungkan koperasi langsung kepada penyedia atau penyuplai logistik. Sehingga memangkas anggaran keuangan, ditambah dengan tidak adanya jasa ongkos kirim dalam pemesanan barang. Dan pada nantinya, pesantren-pesantren yang memiliki produk dapat dikuatkan dan diinkubasi, sehingga menyasar pasar yang lebih luas.

Didik Sunardi, Direktur PT. MIK mengungkapkan, “Pelanggan-pelanggan yang terdapat di dalam komunitas ini dapat dengan mudah, memperpendek, dan menghilangkan proses distribusi dengan tujuan lebih murah, lebih cepat, lebih pasti.”

Pada acara seminar tersebut, titik cerah dapat terlihat. Karena elemen-elemen yang dimaksud telah sepakat melakukan kerjasama di bidang ekonomi. Acara yang dihadiri ratusan pengasuh pesantren dan pengelola koperasi pesantren terselenggara berkat kerjasama Pesantren bekerjasama dengan NUcommerse, Bizzy Distribution, dan Bank Mandiri Syariah Cabang Pasar Besar.

Ditemui di sela-sela sesi penutupan seminar, Miladu ahadi delegasi dari salah satu pesantren mengaku cukup puas dan banyak mendapat wawasan baru dalam acara tersebut. “melihat apa yang kami dapat hari ini, nampaknya saya secara pribadi merasa cukup optimis dalam perkembangan pesantren kedepanya” imbuhnya.[]

Mari berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *