Menyambut HSN, RMI Dan IAI Al-Qolam Gelar MQK

Malang—Dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN), Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Kabupaten Malang dan Institut Agama Islam (IAI) Al-Qolam Malang menjalin kerja sama mengadakan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Pondok Pesantren Semalang Raya. Kegiatan ini diadakan pada hari minggu (14-10-2018) di gedung IAI Al-Qolam.

Dihadiri oleh 154 santri putra-putri dari berbagai pesantren di Kabupaten Malang, kegiatan ini menjadi ajang lomba yang cukup meriah dalam menyambut HSN. Antusiasme pesantren sekabupaten Malang tampak terlihat dari keikutsertaan mereka ini.

Abu Yazid AM, ketua RMI Kabupaten Malang, menyatakan bahwa kegiatan MQK adalah agenda tahunan RMI Kabupaten Malang. Pelaksanaannya setiap tahun  dilakukan menjelang HSN.

Menurut lelaki yang akrab dipanggil Gus Yazid ini, agenda ini adalah komitmen RMI untuk mendukung pesantren-pesantren dalam melahirkan kader-kader ulama yang mumpuni di bidang ilmu agama. “RMI adalah organisasi NU yang khusus berkaitan dengan pesantren. Oleh karena itu, kegelisahan dan cita-cita pesantren adalah kegelisan dan cita-cita RMI juga,” Tuturnya.

“Oleh karena itu, kegiatan bahsul masa’il yang menjadi kegiatan khas pesantren dalam melahirkan kiai-kiai dan ulama-ulama hebat pada dasarnya adalah kegiatan RMI pula,” tambahnya.

Gus Yazid menuturkan bahwa kegiatan MQK RMI Kabupaten Malang dilaksanakan dengan menjalin kerja sama dengan IAI Al-Qolam. Kampus ini menjadi pilihan RMI karena concern keduanya dianggap sama.

Hal ini senada dengan penuturan Achmad Beadie Busyroel Basyar, anggota RMI Kabupaten Malang bidang Keorganisasian. Menurut lelaki yang akrab disapa Gus Bedi ini, RMI Kabupaten Malang dan IAI Al-Qolam memiliki kemistri yang sama dan tepat jika bekerja sama.

“Kampus ini berbasis pesantren yang memiliki perhatian pada dan menyokong pesantren agar berkembang lebih maju,” kata Gus Bedi. “Itu cocok dengan orientasi dan cita-cita pesantren. Oleh karena itu, kami menganggap kerja sama dengan IAI Al-Qolam adalah pilihan yang tepat.”

Rangkaian Kegiatan HSN

MKQ hanyalah satu acara dalam rangka menyambut HSN. Setelah itu, akan ada lagi serangkaian acara yang dilaksanakan pada hari-hari berikutnya.

Beberapa hari selanjutnya akan diadakan pula “Pelatihan Makhraj dan Huruf dengan Pendekatan Rumus Kimia” (15 Oktober 2018), “Pelatihan Baca Kitab Kuning Al-Miftah Sidogiri” (19 Oktober 2018), “Upacara Bendera Hari Santri Nasional” (22 Oktober 2018), dan “Seminar HSN dan Peluncuran The Pesantren Center” (27 Oktober 2018).

Acara puncak rangkaian kegiatan acara HSN ini akan dihadiri oleh beberapa tokoh NU Wilayah Jawa Timur, seperti K.H. Marzuki Mustamar dan Dr. H. Umar Usman, MM. beberapa jajaran pemerintah Kabupaten Malang juga akan turut berpartisipasi.

Rektor IAI Al-Qolam, Dr. Muhammad Adib, mengatakan bahwa di acara puncak ini akan pula diluncurkan The Pesantren Center, lembaga strategis yang dibentuk oleh RMI dan IAI Al-Qolam. “Pesantren Center bertujuan menjadi pusat kajian dan pengembangan pesantren di berbagai segi. Insyaallah, lembaga ini akan mendorong kemaslahatan yang lebih baik untuk pesantren, RMI Kabupaten Malang maupun IAI Al-Qolam,” demikian tutur Muhammad Adib.[]

Mari berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *